Kamis, 23 Mei 2019


ANDALIMAN


Andaliman adalah Sejenis Rempah yang dinamakan Rempah Tuba oleh Masyaraka Orang Suku Batak,Andaliman ini sering dipergunakan sebagai Bumbu Penyedap Rasa Makanan oleh Orang Suku Batak dalam Menghidangkan dan Menyajikan Makanan Khas Suku Batak,seperti Makan Arsik Ikan Mas,biasa Andaliman ini adalah Bumbu Andalan untuk menyajikan Makan Khas Batak tersebut,Bahkan tidak lengkap Rasanya jika Rasa Andaliman ini tidak ada.

Sejarah Andaliman

Salah satu Rempah yang sampai saat ini masih di Budidayakan oleh Petani Suku Batak memiliki Sejarah yang sangat panjang,Bahkan sampai Penjajahan Belanda di Indonesia,
Begitu Eksotisnya Rempah Nusantara ini membuat Perusahaan Persatuan Dagang Belanda untuk Hindia Timur atau VOC (Vereenigde Osst Indische Compagnie)sekitar 400 Tahun yang lalu datang untuk Mengambil dan Memanfaatkan bahkan Menguasai Rempah ini.
Rempah Tuba juaga tidak hanya di kenal di Indonesia saja,bahkan Luar Negri seperti Amerika dan Cina,Rasa Pedas dan membuat Lidah Bergetar yang dihasilkan dari Rempah ini,
Di Luar Negeri Rempah Tuba tidak hanya sebagai Penyedap Rasa Makanan,Bahkan untuk Industri.

Rempah Tuba atau yang lebih dikenal dengan Nama Latin Zanthoxylum memiliki sebutan yang berbeda-beda di Tanah Batak,seperti yang Kita Ketahui Tanah Batak sangat Luas.
Di Daerah Tanah Batak Toba Rempa ini memiliki sebutan Andaliman,di Daerah Simalungun,Tanah Karo dan Dairi Rempa ini memiliki sebutan Tuba,dan di Tanah Tapanuli Selatan Rempah ini memiliki sebutan Syiarnyar.Pemberian Nama atau Sebutan Rempah ini ditentukan oleh Ukuran,Buah dan Bentuk Duri dari yang Melekat pada Rempah tersebut.

MANFAAT
Banyak berbagai macam Makanan Kuliner Khas Suku Batak yang di dalamnya mengunakan Rempah Tuba,antara lain :
-Memasak Ikan Mas Arsik
-Memasak Daging Napinadar
-Memasak Dayok Pinatur
-Memasak Hinasumba
Manfaat Lain Rempah Tuba

Rempah Tuba Tidak hanya Bermanfaat sebagai Penyedap Makanan saja,Tapi juga bisa dipergunakan sebagai Obat Herbal karena di dalam Rempah Tuba mengandung Senyawa Aromatik dan Minyak Eksensial yang sangat Bermanfaat untuk Kesehatan.
Dan Minyak Eksensial sendiri Bermanfaat untuk mengurangi Rasa Sakit ketika Tertusuk Duri Rempah Tuba dan juga Dapat Menyembuhkan Luka Akibat Duri Rempah dan Duri-duri Tanaman lain.

KARAKTERISTIK
Tanaman andaliman ini memiliki tinggi 3 hingga 8 meter yang memiliki batang dan cabang berwarna merah. Pada batang, cabang, dan rating tanaman andaliman ini terdapat duri. Buah andaliman ini terdapat di antara duri-duri pada batang. Bentuk buah andaliman ini mirip dengan merica yaitu bulat kecil, berwarna hijau. Buah ini jika sudah kering makan berwarna kehitaman.

NILAI GIZI
Nilai gizi yang terdapat pada andaliman per 100 gr
Banyaknya Andaliman yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Andaliman yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %

Jumlah Kandungan Energi Andaliman = 99 kkal
Jumlah Kandungan Protein Andaliman = 4,6 gr
Jumlah Kandungan Lemak Andaliman = 1 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Andaliman = 18 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Andaliman = 383 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Andaliman = 107 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Andaliman = 2,9 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Andaliman = 0 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Andaliman = 3 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Andaliman = 14,7 mg
KAYU MANIS


 "Kayu Manis" (Cinnamon) dimnfaatkan untuk membalsam mayat raja-raja yang akan dijadikan mumi. Namun, sejarah menyatakan bahwa "Kayu Manis" sudah masuk Mesir dan Eropa sekitar abad ke 5 Sebelum Masehi. Bangsa Saba bertanggung jawab atas berlangsungnya perdagangan "Kayu Manis" dari India dan Srilanka (Ceylon) ke negara Arab bagian Selatan. Pedagang Saba saat itu masih menyembunyikan asal-usul tanaman ini.

Beberapa tehun setelah 2100 SM, Mesir mengimport "Kayu Manis" dari Cina dan Asia Selatan khusus untuk membalsam mayat-mayat raja. Memang, untuk membuat mumi, selain "Kayu Manis" juga dimanfaatkan jenis rempah lain yang wangi, misalnya cumin (Cumimum cymmimum), anis (Anijs pimpinella anisum L.), dan majoraan (Origanum vulgaris L.).

Pada sekitar tahun 40 sesudah Masehi, Hippalus, seorang pedagang Yunani menyadari bahwa setiap tahun arah angin berhembus dari Timur ke Barat atau sebaliknya pada bulan-bulan tertentu. Angin tersebut yang kini disebut angin musim dimanfaatkan penjelajah untuk ke Timur, yaitu dari Laut Merah menuju India. Daerah pantai Barat India, yaitu Malabar, sangat kaya dengan jenis rempah. Aktivitas pedagang Yunani tersebut disusul oleh pedagang Romawi sehingga perdagangan rempah di belahan dunia Barat semakin ramai.

Dengan semakin ramainya perdagangan rempah akhirnya pemanfaatan rempah pun menjadi meningkat. Kalau sebelumnya hanya dimanfaatkan untuk pembuatan mumi maupun untuk keperluan religius, akhirnya pada sekitar tahun 40 Masehi tersebut pemanfaatannya semakin meningkat, yaitu untuk keperluan penambah cita rasa makanan. Hal ini didukung oleh sebuah buku tentang seni memasak yang ditulis oleh seorang ahli masakan berbangsa Romawi, yaitu Apicius. Dalam buku tersebut dicantumkan tentang penggunaan rempah dari Asia untuk masakan berselera tinggi.

Peranan pedagang Romawi memperdagangkan rempah akhirnya bangkrut setelah pedagang Arab dalam mengembangkan agama Islam menundukkan kerajaan Romawi. Kota Aleksandria diduduki tentara Islam pada tahun 641 Masehi. Saat itulah praktis perdagangan rempah antara Timur dan Barat berakhir. Pada abad ke-12, perdagangan rempah dinyatakan ramai kembali.

Pada abad ke-16 bangsa Portugis berlayar ke India yang merupakan sumber segala jenis rempah dan berusaha menguasai perdagangan. Namun, sekitar 100 tahun kemudian, yaitu tahun 1656, perdagangan rempah termasuk "Kayu Manis", diambil alih bangsa Belanda. Hasil "Kayu Manis" dari Srilanka sangat populer di Belanda dengan nama Canel. Kata 'Canel' berasal dari kata 'Cana' yang berarti pipa. Oleh karena bentuknya tersebut sehingga pipa kulit yang berdiameter kecil dapat masuk ke dalam pipa berdiameter lebih besar.

Untuk dapat lebih menguasai perdagangan "Kayu Manis" akhirnya Bangsa Belanda membentuk organisasi perdagangan dengan nama VOC (Vereenigde Oost Indische Compagni). Nama VOC sendiri hingga kini masih tergores dalam benak setiap rakyat Indonesia.

"Kayu Manis"   yang semula merupakan tanaman hutan akhirnya diusahakan penanamannya oleh bangsa Belanda menjadi lebih teratur dalam bentuk perkebunan di Srilanka (1770). Tahun 1796, monopoli Belanda dalam perdagangan "Kayu Manis" diambil alih bangsa Inggris.

Di Indonesia, tanaman "Kayu Manis" dari Srilanka (Cinnamomum zeylanicum) didatangkan ke Pulau Jawa tahun 1825 yang kemudian menyebar ke India Selatan, Madagaskar, hingga Brazil. Walaupun demikian, hasil kulit "Kayu Manis" dari Srilanka masih tetap terkenal karena kualitasnya melebihi hasil dari negara lain.
Pada hakekatnya, lama sebelum bangsa Belanda merajai perdagangan "Kayu Manis", sudah ada dua jenis kulit "Kayu Manis" yang dihasilkan oleh dua jenis tanaman yang berbeda. "Kayu Manis" dari India Selatan dan Srilanka berasal dari Cinnamomum zeylanicum, sedangkan dari Vietnam Selatan dan Himalaya Timur berasal dari Cinnamomum cassia. Dibanding Cinnamomum zeylanicum kulit dari Cinnamomum cassia  masih lebih kasar dan tebal serta aroma lebih tinggi karena kadar minyak atsirinya lebih tinggi. Hanya saja kualitasnya tidak setinggi minyak atsiri dari Cinnamomum zeylanicum. Dalam perdagangan, kulit bagian luar Cinnamomum zeylanicum dibuang, sedangkan Cinnamomum cassia dipertahankan.

Kalau pedagang kulit "Kayu Manis"  di dunia Barat hanya mengenal kedua jenis "Kayu Manis"  tersebut hingga sebelum tahun 1800-an. Di Indonesia sendiri sudah ada jenis "Kayu Manis"  lain, yaitu Cinnamomum burmanni. Jenis "Kayu Manis" yang brbeda dengan Cinnamomum zeylanicum dan Cinnamomum cassia, ini benar-benar merupakan tanaman asli Indonesia. Cinnamomum burmanni merupakan tanaman hutan di Sumatera Barat. Hingga kini Cinnamomum burmanni masih tetap merupakan penghasil kulit dengan nama 'padang kaneel'. Ada juga yang menamakan kulit "Kayu Manis"  tersebut dengan 'cassiavera'. Kualitas kulit "Kayu Manis" dari Padang tersebut memang masih jauh di bawah kualitas "Kayu Manis"  Srilanka.

Selain Cinnamomum burmanni, Indonesia pun masih memiliki beberapa jenis tanaman dari keluarga Cinnamomum. Hanya saja kualitas kulitnya masih lebih rendah dibanding Cinnamomum burmanni. Cina dan Vietnam pun mengeksport "Kayu Manis"  dari jenis Cassia lignea dan Cassia Cina, tetapi kualitasnya masih di bawah cassavera.

Memang bukan hanya di Sumatera Barat saja, daerah lain di Indonesia seperti Jawa, Flores, Timor, Bali, Sulawesi dan Sumatera (selain Sumatera Barat) pun dapat dijumpai tanaman Cinnamomum burmanni ini. Selain terdapat di hutan sebagai tanaman liar, tanaman ini pun banyak ditanam di kebun dan tegalan, baik sebagai tanaman perkebunan maupun tanaman pagar.

(Sumber: "Kayu Manis" - Budi Daya & Pengolahan, Oleh: Rismunandar dan Farry B. Paimin)

GIZI KAYU MANIS
Informasi Gizi
Ukuran Porsi: 100 gram (g)
per porsi
Kilojoule
1092 kj
Kalori
261 kkal
Lemak
3,19 g
Lemak Jenuh
0,65 g
Lemak tak Jenuh Ganda
0,53 g
Lemak tak Jenuh Tunggal
0,48 g
Kolesterol
0 mg
Protein
3,89 g
Karbohidrat
79,85 g
Serat
54,3 g
Gula
2,17 g
Sodium
26 mg
Kalium

FUNGSI KAYU MANIS



1. Mengontrol gula darah



Kayu manis mengandung antioksidan yang bisa membantu mengontrol tingkat gula darah. Kayu manis membantu proses pencernaan setelah makan dan membantu memperbaiki respon insulin pada pasien diabetes tipe-2. Satu gram kayu manis saja diketahui bisa menurunkan tingkat gula darah, triglycerides, kolesterol buruk, dan kolesterol total pada pasien diabetes. Berdasarkan whfoods.com, kayu manis juga menurunkan risiko penyakit jantung pada pasien diabetes

2. Anti infeksi

Kayu manis memiliki komponen anti infeksi natural. Dalam berbagai penelitian, kayu manis terbukti efektif menghilangkan bakteri H. Pylori yang dapat menyebabkan sakit maag, dan berbagai jenis penyakit lainnya yang disebabkan bakteri.

3. Meningkatkan fungsi otak

Mencium bau kayu manis diketahui bisa meningkatkan aktivitas otak. whfoods.com juga menjelaskan bahwa bau kayu manis bisa meningkatkan proses kognitif seseorang dan membantu dalam hal berkonsentrasi, mengingat, dan kecepatan bekerja pada program komputer.

4. Mengontrol gula darah

Kayu manis mengandung antioksidan yang bisa membantu mengontrol tingkat gula darah. Kayu manis membantu proses pencernaan setelah makan dan membantu memperbaiki respon insulin pada pasien diabetes tipe-2. Satu gram kayu manis saja diketahui bisa menurunkan tingkat gula darah, triglycerides, kolesterol buruk, dan kolesterol total pada pasien diabetes. Berdasarkan whfoods.com, kayu manis juga menurunkan risiko penyakit jantung pada pasien diabetes.

5. Menurunkan kolesterol

Kayu manis mengandung kalsium, serat, dan banyak mineral seperti mangan. Untuk itu, kayu manis sangat cocok untuk kesehatan pencernaan, usus, serta melindungi dari penyakit jantung. Kayu manis juga bisa menurunkan kolesterol. Kalsium dan serat pada kayu manis juga membantu menghilangkan garam pada tubuh dan mencegah kanker usus. Tak hanya itu, serat pada kayu manis juga bisa mengobati konstipasI. 

6. Mencegah pertumbuhan sel kanker

Penelitian di University of Texas menunjukkan bahwa kayu manis dapat mengurangi proliferasi sel kanker. Tidak hanya itu, kayu manis juga menjadi salah satu rempah yang dapat menyembuhkan kanker.

7. Menghangatkan

Kayu manis biasanya digunakan pada pengobatan tradisional China pada orang yang terkena demam atau influenza. Hal ini karena kayu manis mengandung zat yang membuat tubuh lebih hangat dan nyaman.

8. Mencegah penggumpalan darah

Cinnamaldehyde, minyak yang dihasilkan oleh kayu manis bisa mencegah darah untuk menggumpal. Berdasarkan whfoods.com, kayu manis mengeluarkan asam lemak anti-peradangan yang disebut arachidonic. Asam lemak ini kemudian mengurangi radang dan penggumpalan darah.

9. Meringankan sakit pada penderita rematik

Kayu manis dapat mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh rematik. Dalam penelitian yang dilakukan di Department of Internal Medicine menunjukkan, kayu manis juga dapat mengurangi sitokin (protein-protein kecil sebagai mediator dan pengatur imunitas, inflamasi dan hematopoesis) yang dapat menyebabkan rematik.

10. Obat serbaguna



Kayu manis dapat dijadikan pengawet makanan yang alami, selain itu juga mengandung serat, kalsium, zat besi, dan mangan yang terbukti efektif mengurangi nyeri saat haid atau melahirkan. Kayu manis memiliki kandungan natural yang disebut cinnamaldehyde yang dapat menyeimbangkan hormon, meningkatkan hormon progesteron, dan mengurangi hormon testosteron pada wanita.
MINT

Hasil gambar untuk daun mint dalam bahasa inggris
Daun mint sudah digunakan sebagai pasta gigi sejak abad ke-14 dan pada masa itu juga digunakan untuk pemutih gigi. Seorang Bapak Botani Inggris bernama Turner mengatakan bahwa daun mint dapat menambah rasa lezat pada saus. Salah satu spesies mint yang bernama Spearmint dulu sering ditambahkan pula pada susu untuk menghindari susu mengental. Spearmint juga dulu sering digunakan sebagai bahan pembuatan saus dan jeli untuk disajikan bersama hidangan daging domba. Jenis yang sama pun dulu direkomendasikan sebagai pengobatan cegukan, perut kembung, dan gangguan pencernaan.
     Daun mint berasal dari genus Mentha. Mint memiliki batang persegi dan daun aromatik. Tanaman ini dapat menyebar secara vegetatif dengan stolon dapat menjadi tanaman liar di kebun. Bunga-bunganya kecil dan berwarna ungu pucat, pink, atau putih. Famili Lamiaceae atau yang merupakan famili tanaman mint ini juga terdapat beberapa spesies lain yaitu :
   1.      The Bergamots atau Bee Balm yang merupakan genus Monarda, biasa juga disebut mint kuda.
   2.      Genus Pycnathemum yang biasa disebut mint pegunungan.
   3.      Catnip (Nepeta Cataria) atau lazim disebut catmint (mint kucing).
   4.      Dittany (Cunila Origaniodes) disebut pula mint batu.
   5.      Yang terakhir berasal dari Australia dari genus Prostanthera yang disebut mint bushes.

Selanjutnya beberapa manfaat dari daun mint antara lain sebagai berikut :
ü  Minyak menthol dalam mint dapat menenangkan seseorang yang mual atau mabuk laut atau darat.
ü  Aroma mint dapat mengaktifkan kelenjar ludah dimulut  sehingga memfasilitasi pencernaan untuk mencerna makanan.
ü  Mint sering ditambahkan di balsem atau minyak lain untuk mengurasi  sakit kepala karena memiliki kandungan minyak menthol.
ü  Aroma kuat mint sangat efektif membersihkan hidung yang tersumbat sebab mint bersifat mendinginkan & menenangkan.
ü  Dibandingi inhaler yang memakai aerosol, masyarakat cenderung menggunakan mint karena lebih efektif dan ramah lingkungan.
ü  Sejumlah spesies seperti peppermint dan spearmint banyak digunakan sebagai perasa makanan, minuman keras, dan pasta gigi.
ü  Minyak mint juga merupakan antiseptik dan anti-gatal yang baik. Jus daun mint dapa digunakan untuk membersihkan kulit.
ü  Minyak mint dapat meringankan beberapa gejala timbulnya jerawat, dapat pula mengobati gigitan serangga.
ü  Mint juga sudah dipercaya dalam fungsinya meningkatkan kesehatan mulut karena dapat menghambat pertumbuhan bakteri.Mint juga dapat menyegarkan napas
1.Green Bean ( Buncis )

Hasil gambar untuk green bean

SEJARAH

     Kacang buncis berasal dari Amerika, sedangkan kacang buncis tipe tegak (kidney-bean) atau kacang jago adalah tanaman asli lembah Tahuaacan-Meksiko. Penyebarluasan tanaman buncis dari Amerika ke Eropa dilakukan sejak abad 16. Daerah pusat penyebaran dimulai di Inggris (1594), menyebar ke negara-negara Eropa, Afrika, sampai ke Indonesia.
     Pembudidayaan tanaman buncis di Indonesia telah meluas. Tahun 1961-1967 luas areal penanaman buncis di Indonesia sekitar 3.200 hektar, tahun 1969-1970 seluas 20.000 hektar dan tahun 1991 mencapai 79.254 hektar dengan produksi 168.829 ton.

     Daerah yang sejak lama menjadi sentra pertanaman buncis antara lain Kotabatu (Bogor), Pengalengan dan Lembang (Bandung) dan Cipanas (Cianjur).

MANFAAT

1. Membasmi racun pada pencernaan anda
Dengan cara anda mengkonsumsi sayur buncis, maka dari situ akan bisa membantu membersihkan racun dalam tubuh, terutama pada sistem pencernaan anda. Hal demikian karena di dalam buncis mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga bisa mencegah iritasi pada usus besar. Oleh karena itu, mengkonsumsi buncis sangat bermanfaat untuk kesehatan sistem pencernaan dalam tubuh.

2. Memperkuat tulang
Pada sayur buncis memang mengandung fosfor dan kalsium, yang mana cukup dikenal untuk menguatkan tulang dalam tubuh. Dan hendaknya dari situ anda bisa sering mengkonsumsi sayur buncis, baik itu dalam bentuk sup atau masakan lainnya. Sehingga kondisi tulang dalam tubuh tetap kuat, seiring dengan bertambahnya usia anda.

3. Menjadikan jantung anda sehat

Kandungan nutrisi yang terdapat pada buncis, mampu menjadikan kondisi jantung anda tetap sehat. Hal demikian karena buncis sendiri mengandung serat, potasium, asam folat, yang semuanya itu akan bisa mencegah adanya komplikasi jantung dalam tubuh. Sehingga membuat jantung anda bisa terjaga dengan baik. Bahkan kandungan nutrisi buncis ini, juga bisa menurunkan LTD atau kadar kolesterol jahat yang terdapat pada tubuh. Yang mana hal itu memang salah satu penyebab terjadinya jantung anda mengalami gangguan

NUTRITION

Jumlah Per
100 g
Kalori (kcal) 30
Jumlah Lemak 0.1 g  
Lemak jenuh 0 g       
Lemak tak jenuh ganda 0.1 g
Lemak tak jenuh tunggal 0 g
Kolesterol 0 mg         
Natrium 6 mg
Kalium 209 mg         
Jumlah Karbohidrat 7 g        
Serat pangan 3.4 g    
Protein 1.8 g  
Vitamin A       108 IU Vitamin C       16.3 mg
Kalsium           37 mg  Zat besi           1 mg
Vitamin D       0 IU     Vitamin B6     0.1 mg
Vitamin B12   0 µg     Magnesium      25 mg

(https://www.arbamedia.com/2015/08/manfaat-sayur-buncis.html)
( https://ibutani.blogspot.com/2011/10/sejarah-buncis.html)
Hasil gambar untuk serai
SERAI

Tanaman sereh wangi termasuk golongan rumput-rumputan yang disebutAndropogon nardus atau Cympogon nardus. Genus Cympogon meliputi hampir 80 species, tetapi hanya beberapa jenis yang menghasilkan minyak atsiri yang mempunyai arti ekonomi dalam perdagangan.

Asal dan Penyebaran Geografi:
Dipercaya berasal dari sekitar Malaysia, Sri Langka, daerah Ceylon. Daerah distribusi, habitat dan budidaya tumbuhan pada daerah dengan ketinggian 50-2700 Mdpl. Di Sri Langka, tanaman ini tumbuh alami atau secara liar, namun dapat juga ditanam pada berbagai kondisi tanah di daerah tropika yang lembab, cukup sinar matahari dan dengan curah hujan yang relatif tinggi. Di Indonesia banyak terdapat di jawa, di tepi jalan, atau dipesawahan. Biasanya tumbuh di dataran rendah pada ketinggian 60-140 Mdpl.  Penyebarannya tumbuh secara liar dikebanyakan negara Asia berudara tropik, Amerika dan Afrika.
Namun, penyebaran di jawa, tumbuhan ini tak pernah berbunga, sehingga pengadaannya terjadi bukan dengan cara pembiakan kelamin melainkan sengan menanam tunas-tunas muda.


KARAKTERISTIK
Tanaman ini sangat mudah dikembangkan, cukup dengan rimpang akarnya. Mulai berproduksi pada usia sekitar 7 – 8 bulan dan kemudian diproduksi terus menerus untuk diambil daunnya kira kira 3 - 4 kali dalam setahun. Tanaman ini baik untuk penahan erosi (pada lahan lahan kritis yang miring), tetapi juga harus diberi pupuk agar menghasilkan daun yang cukup banyak. Usia tanaman dapat bertahan sampai  bertahun-tahun dengan pemberian pupuk yang cukup sesuai dosisnya.
Tumbuh berumpun.Daun berbentuk seperti pita melengkung ke bawah dengan ukuran lebar antara 0,5 - 1,5 cm dan panjang 50 hingga 100 cm.Tulang daun sejajar dan berada di bagian tengah. Batang tidak berkayu dan berusuk pendek. Pangkal batang berwarna hijau keunguan. Akar serabut berwarna putih. Perbanyakan dilakukan dengan cara stek anakan yang diperoleh melalui pemisahan rumpun berukuran besar menjadi beberapa bagian tananan baru.


Manfaat

Sereh wangi bisa dijadikan minyak urut. Komoditi untuk minyak atsiri sereh wangi merupakan bahan alami yang mudah terurai sehingga aman terhadap lingkungan dan produk pertanian. Selain itu mudah didapatkan di pasar karena banyak usaha rumah tangga yang bergerak dalam bidang produksi minyak atsiri sereh wangi, memiliki harga yang relatif lebih murah dibanding dengan bahan pestisida sintetik, serta mudah dalam pengaplikasian sehingga dapat dilakukan oleh setiap orang.
Tanaman sereh wangi mempunyai beberapa kegunaan, salah satunya berpotensi untuk mencegah terjadinya erosi tanah dan merehabilitasi lahan-lahan kritis. Tanaman sereh wangi terutama batang dan daun bisa dimanfaatkan sebagai pengusir nyamuk karena mengandung zat-zat seperti geraniol, metil heptenon, terpen-terpen, terpen-alkohol, asam-asam organik, dan terutama sitronelal sebagai obat nyamuk semprot.  Minyak serai wangi sebagai hasil produksi berguna sebagai bahan bio-aditif bahan bakar minyak (
Tanaman sereh wangi mengandung zat geraniol, metilheptenon, terpen, terpen-alkohol, asam-asam organik, dan terutama sitronelal. Zat sitronelal ini dapat membunuh nyamuk karena memiliki sifat racun kontak (aroma), yang membuat nyamuk kehilangan cairan secara terus-menerus.
Sereh wangi secara tradisional dapat digunakan sebagai campuran air mandi untuk penderita rematik, obat antiseptik, meredakan sakit kepala, melepaskan gigitan lintah, dan mengatasi gigitan serangga. Untuk membunuh nyamuk yang menjadi penyebab penyakit Demam Berdarah (DB), kita dapat membuat sendiri ekstrak sereh wangi. Caranya, cuci dan tiriskan hingga kering, 1 kg daun dan batang sereh wangi. Proses dalam blender sampai halus, lalu masukan ke dalam wadah yang telah diisi air sebanyak 250 ml. Diamkan selama semalam. Setelah itu, saring dan masukkan ke dalam botol, lalu encerkan dengan aquades. Saat akan digunakan, tuangkan ekstrak sereh wangi ke dalam alat penyemprot, lalu semprotkan ke tempat dimana nyamuk-nyamuk bersembunyi.
Sereh wangi yang juga dikenal dengan nama citronella ini juga memiliki nama lain yakni lemongrass, barbed wire grass, silky heads, citronella grass, dan fever grass. Masyarakat Indonesia tradisional sejak lama mengenal adanya sabun sereh wangi yang dibuat dari minyak kelapa, susu, minyak zaitun, dan tentunya minyak sereh wangi. Selain untuk kulit tubuh, sabun sereh wangi juga bisa digunakan pada wajah. Adapun manfaat sabun sereh wangi diantaranya :  1). Menghilangkan gatal-gatal di kulit (biang keringat, eksim, panu, dan kadas); 2). mencegah dan mengobati (mengeringkan) jerawat; 3). mencegah dan menghilangkan flek atau bekas jerawat; 4). mencerahkan kulit; 5). menyembuhkan pecah-pecah di kaki; 6). menghilangkan bau badan; 7). untuk keramas, selain bisa pula untuk menghilangkan ketombe; 8). menghilangkan rasa capek dan menghangatkan badan; 9). mencegah gigitan nyamuk dan serangga; 10). memberikan sensasi nyaman dengan kesejukan aromaterapi.
Terkadang sereh wangi (Cymbopogon nardus) dipakai sebagai bumbu masakan. Tumbuhan ini memiliki aroma serta rasa yang khas, pedas dan menyengat. Secara tradisional sereh wangi dapat menyembuhkan beberapa gejala penyakit, antara lain: nyeri, batuk dan kelelahan. Perlu kita ketahui juga bahwa ternyata limbah atsiri sereh wangi dapat dimanfaatkan menjadi pakan ternak dan pupuk organik. Limbah padat berupa ampas daunnya bisa digunakan sebagai pupuk tanaman. Sementara itu, untuk limbah cair (berupa sisa air bekas penyulingan) sedang diteliti untuk aroma terapi atau spa. Adapun minyak sereh wangi dengan aroma grassy-citrus yang hangat dikenal sebagai deodorant alami. Kehangatan dan kesegarannya mempunyai manfaat aromaterapi. Minyak sereh wangi juga bersifat anti serangga dan mampu mengurangi gatal pada kulit.

NILAI GIZI
Sereh atau Cymbopogon citratus dipercaya memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Bagian tanaman ini yang biasa digunakan dimanfaatkan adalah bagian batang dan sedikit dari bagian daunnya. Manfaat daun serai ini tentunya ada berkat kandungan yang ada dalam daun ini. Berikut adalah rincian kandungan nutrisi yang ada dalam 100 gram sereh berdasarkan USDA National Nutrient Database:
  • Kalori: 99 Kkal
  • Karbohidrat: 25.31 g
  • Protein 1.82 g
  • Lemak: 0.49 g
  • Asam folat: 75 mcg
  • Niasin (vitamin B3): 1.101 mg
  • Piridoksin (vitamin B6): 0.80 mg
  • Riboflavin (vitamin B2): 0.135 mg
  • Thiamin (vitamin B1): 0.065 mg
  • Vitamin A: 6 mg
  • Vitamin C: 2.6 mg
  • Sodium: 6 mg
  • Kalium: 723 mg
  • Kalsium: 65 mg
  • Tembaga: 0.266 mg
  • Besi: 8.17 mg
  • Magnesium 60 mg
  • Mangan: 5.244 mg
  • Selenium: 0.7 mcg
  • Zinc: 2.23 mg

Selain memiliki berbagai kandungan vitamin dan senyawa lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh, tanaman sereh juga memiliki berbagai sifat seperti antijamur, antibakteri, antiinflamasi, diuretik, antidepresan, analgesik, antipiretik, dan antioksidan. Sereh juga memiliki keistimewaan yaitu aromanya yang sangat khas dan menyegarkan.